Noor M Tomi

Noor M Tomi

bengkulu selatan, kupasbengkulu.com – Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bengkulu Selatan telah merencanakan kebutuhan dana untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015 mendatang, sekitar Rp 9 miliar.

Ketua Panwaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Noor M Tomi, mengatakan, pihaknya sudah mulai menyusun keperluan dana yang dibutuhkan untuk proses tahapan Pilkada tahun depan.

“Ya, diperkirakan dana yang kami butuhkan sekitar Rp 9 miliar,” kata Tomi.

Lanjut Tomi, keperluan dana yang sudah disusun adalah untuk keperluan pilkada langsung. Namun jika nanti pilkada melalui DPRD, tentu dana yang diperlukan tidak sebesar itu atau berkurang.

Penyusunan draft dana itu mereka lakukan sebagai persiapan jika pilkada tetap langsung. Apalagi pilkada tetap langsung semakin kuat karena sudah ada Perppu yang dikeluarkan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kami tetap melakukan kinerja sesuai kewajiban. Jika nanti pilkada tetap langsung, kami sudah siap, apalagi tahapan pilkada kan segera dimulai. Tapi jika nanti sistemnya berubah, kami juga sudah siap,” ujar Tomi.

Ditambahkannya, dana senilai Rp 9 miliar yang mereka susun itu adalah untuk kebutuhan pilkada dua putaran. Jadi, jika nanti pilkada dua putaran maka mereka tidak akan mengusulkan dana tambahan.

Sebab seluruh biaya untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) menggunakan APBD Kabupaten.

Lain dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) yang dibantu dana dari APBD Provinsi.

“Perkiraan kami, kebutuhan dana pilkada putaran pertama nanti kurang lebih sekitar Rp 6 miliar, sedangkan di putaran kedua sekitar Rp 3 miliar, karena di putaran kedua nanti tahapan yang akan dilakukan tidak akan terlalu panjang lagi,” pungkasnya.(tom)