warga memperlihatkan pengerjaan jalan PNPM yang tidak selesai dibangun

warga memperlihatkan pengerjaan jalan PNPM yang tidak selesai dibangun

Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Proyek pengoralan jalan di Desa Lubuk MUmpo, Kecamatan Air Padang, Kabupaten Bengkulu Utara melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) dilaporkan warga kepihak kepolisian. Pasalnya, proyek tersebut tidak dikerjakan dengan tuntas dan diduga dana kegiatan tidak dipergunakan sesuai dengan petunjuk.

Koral yang dipergunakan tidak menutupi badan jalan. Saat ini beberapa titik badan jalan sudah banyak berlumpur. Pada hal, kegiatan tersebut merupakan kegaiatan pada tahun 2014.

“Saya dalam hal ini tidak terima dengan jalan yang sudah dikerjakan oleh TPK.Masak,jalan baru saja dibangun,tapi sudah berlumpur. Yang jelas kami warga desa tidak menerima jalan itu. Makanya kami laporkan dengan pihak kepolisian,”tegas Arpil Ketua BPD Desa Lubuk Mumpu kepada kupasbengkulu.com (27/11/2014).

Sementara itu Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Hendri Siregar melalui Kapolsek Lais, Iptu R.Girsang kepada kupasbengkulu.com (27/11/2014) di ruang kerjanya membenarkan atas laporan warga tersebut. Dari lapor itu, dia mengatakan pihaknya sudah mengecek lokasi. Adapun dari hasil pengecekan lokasi,pihaknya telah memanggil beberapa orang yang terlibat dalam proyek itu. Seperti Ketua TPK,Karang Taruna, BPD, Kades dan sekdes. Artinya, sejauh ini pihaknya tetap menindaklanjuti.

“Sejauh ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan. Untuk mencapai pada tersangka,kita tentu harus menelusuri dari awal hingga akhir. Karena untuk mengungkap kasus korupsi memerlukan waktu serta banyak orang,”demikian kapolsek. (jon)