Buku Penjaskes Kurikulum 2013

Buku Penjaskes Kurikulum 2013

bengkulu, kupasbengkulu.com – Buku Kurikulum 2013 (K13) yang ditunggu dari pihak penyedia akhirnya sudah diterima oleh beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bengkulu, seperti SMA.N. 4 dan SMA.N. 7.

Buku tersebut termasuk buku pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes) kelas XI yang saat ini menjadi perbincangan lantaran memuat materi tentang “Pacaran Sehat”.

(Baca: Materi Pacaran Sehat Masuk Kurikulum 2013)

“Buku sudah sampai kemarin, namun belum lengkap. Ada beberapa mata pelajaran yang bukunya belum ada. Buku Penjaskes kelas XI juga sudah sampai, tapi saya belum sempat cek isinya. Bukunya juga belum didistribusikan,” ujar Deni Asia, Kepala Sekolah SMA.N. 4 Kota Bengkulu, Selasa (14/10/2014).

Hal senada juga diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Rosmayetti. Terkait materi “Pacaran Sehat”, dirinya mengatakan masyarakat seharusnya menyikapinya dengan positif. Materi itu ada untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Jangan dilihat dari sisi negatif karena karikatur wanita berjilbab. Ini agar semua siswa menyikapi ketika ada hal-hal yang tidak sesuai norma terjadi di sekitarnya, namun dia sudah tahu apa yang harus dia lakukan,” kata Rosmayetti.

Lebih lanjut diungkapkannya, keberadaan materi tersebut untuk menunjang sex education (pendidikan seks), yang mana seharusnya memang sudah diketahui sejak dini dan disikapi oleh para pelajar.

“Ketika pelajar atau remaja tidak tahu tentang itu, maka apa yang terjadi? Inilah yang sebenarnya membuat banyak hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Karena kurangnya pemahaman akan sex education,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya akan tetap menunggu koordinasi lanjutan dari Dikbud Provinsi mengingat ada imbauan untuk tidak dulu mendistribusikan buku tersebut.

“Kalau saya pribadi ingin buku ini tetap didistribusikan karena tidak ada yang salah dengan buku ini. Bukan sembarangan, buku yang sudah diluncurkan tentunya melalui tahapan yang ketat dan sudah lulus sensor. Namun kita tunggu koordinasi provinsi dulu,” tandas Rosmayetti.(val)