Direktur PDAM Tirta Raflesia, Siti Yuningsih

Direktur PDAM Tirta Raflesia, Siti Yuningsih

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – Sembilan desa di Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami krisis air, kondisi ni semakin diperparah dengan tak mampunya PDAM setempat mengalirkan air karena debit sungai yang terus menurun.

Sembilan desa yang telah krisis air bersih, yakni Desa Lagan Bugin, Taba Lagan, Jumat, Pulau Panggung, Jaya Karta, Tengah Padang, Kembang Air,dan masih ada desa lainnya yang mengalami kekeringan tersebut.

Menurut Direktur PDAM Tirta Raflesia, Siti Yuningsih, mengatakan instalasi pipa air (IPA) yang ada saat ini mengalami kekeringan dan debit air yang sumber air dari Sungai Bengkulu mengalami kekeringan juga,karena itu membuat PDAM sedikit kewalahan untuk mengatasi kritis air bersih.

“Selain debit air banyak ditemukan sampah yang menghalangi aliran air ke pipa PDAM,” kata Siti Yuningsih.

Dia menjelaskan bahwa dengan kondisi seperti ini pihaknya terus melakulan upaya untuk mendapatkan bantuan dari pusat masalah krisis air bersih ini,karena menurutnya krisis air bersih ini bukan hanya di Bengkulu Tengah saja tetapi di daerah luar daerag juga mengalami krisis air bersih.

Untuk itu harapan PDAM tirta raflesia kepada masyarakat untuk bisa menahan diri karena apa yang dialami sama dengan daerah lain,tetapi dengan ada bantuan air bersih yang di salurkan hanya bisa untuk membantu kebutuhan rumah tangga saja dan kini pihaknya masih terkandala dengan mobil tangki.(adk)