Jaya Marta Dampingi Wagub

Jaya Marta mendampingi Wakil Gubernur Bengkulu ke Kejari Bengkulu, Senin (01/12/2014).

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Jaya Marta yang mendampingi Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Sultan B Najamudin saat di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, Senin (01/12/2014) mengatakan, Wagub tidak menyuap. Hanya saja, wagub mengajukan pengaduan masyarakat tentang kasus dugaan pengerukan yang dilakukan Pelindo. Sebab, saat itu dirinya sempat ikut ke Kejari.

(Baca juga : Wagub Klarifikasi Isu Suap ke Kejati Bengkulu)

Menurutnya, semua yang diadukan Lembaga Swasembada Masyrakat (LSM) Yasrindo, tidak benar. Namun, ia mengakui, jika wabug benar adanya datang ke Kejari Bengkulu. Hanya saja, ia hanya menunggu Wagub di luar kantor Kejari. Sementara, Wagub bertemu dengan Kajari Bengkulu, Wito.

”Itu hanya mengarang siapa saja bisa ngarang, kami datang mengadukan masalah Pelindo yang diadukan masyarakat ke Wagub. Sehingga kami datang ke Kejari untuk mengantar map warna biru tentang pengaduan masyarakat,” kata Jaya Marta, Senn (01/12/2014).

Sewaktu itu, ia yang mengikuti Wagub ke Kejari Bengkulu menemui Kepala Kejari, Wito bulan Agustus 2014 lalu, dengan membawa berkas pengaduan masyarakat tetang kasus pengerukan yang dilakukan Pelindo.

Lalu dalam kondisi yang gelap tiba dua orang, yang tidak dikenal mendatangi Kajari dan Wagub. Hal ini kemudian dicurigai mereka karena menganggap Wagub dan Kajari terjadi transaksi.

”Tiba-tiba ada orang yang saya tidak kenal. Saya tidak bisa menduga maksud mereka,” jelasnya.

”Kenapa kami datang waktu malam, karena saat itu kondisi bulan kan masih bulan puasanya sehingga kami masih menunggu dulu sampai malam,” demikian Jaya.(dex)