Irigasi Kekeringan di Benteng

kupasbengkulu.com, Bengkulu Tengah – Program Bupati Bengkulu Tengah (Benteng), Ferry Ramli, agar kabupaten ini menjadi daerah swasembada beras terancam gagal.

Ini sebagai dampak dari kemarau panjang yang menyebabkan irigasi sawah banyak yang mengalami kekeringan. Akibatnya tidak sedikit hamparan sawah di Benteng yang mengalami kekeringan dan tidak bisa diolah.

Menanggapi banyaknya keluhan petani seputar kekeringan dan banyaknya sawah yang tak bisa diolah itu, anggota dewan yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Nasdem, Marlon Purba meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak) segera melakukan tindakan penanganan, sehingga keluhan petani bisa teratasi.

“Bagaimana program bupati yang menginginkan Benteng menjadi daerah swasembada beras bisa sukses jika semua sawah kekeringan. Sebab itu kami minta Dinas PU dan Dinas Pertanian segera mencari formulasi yang pas. Sehingga petani kita bisa tetap menggarap sawah meskipun musim kemarau,” jelas Purba.

Dia menambahkan pihaknya melalui alat kelengkapan dewan akan memanggil Distanbunak dan Dinas PU untuk membahas masalah tersebut.

Menurutnya jangan sampai masalah demikian terus terulang setiap tahun, apalagi sampai menyebabkan ratusan hektar sawah terlantar tak bisa diolah.

“Musim kemarau adalah keniscayaan, bagaimana mungkin kondisi demikian kita hanya bisa pasrah saja. Sebab itu kami minta dinas pertanian dan dinas PU memecahkan masalah ini. Kami juga akan mempertanyakan pada dinas teknis kok bisa irigasi yang dibangun sampai kering,” jelas politisi Nasdem ini. (adk)