tempe

kupasbengkulu.com – Mogok berdagang dari para pedagang daging sapi cukup mengkhawatirkan bagi pemerintah. Hal ini mungkin terkesan sepele bagi masyarakat awam, “kalo tidak makan daging makan tempe pun jadi”. Bagaimanakah fakta dari quotes masyarakat berikut?

Konsumsi daging ini dianggap penting karena kandungan nutrisinya. Salah satunya adalah vitamin B12. Vitamin B12 ini dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu produksi dan menunjang kerja sel mielin. Sel mielin ini berguna sebagai selaput dari saraf-saraf otak.

Selain itu vitamin B12 atau yang dikenal dengan nama lain kobalamin ini juga bermanfaat untuk memproduksi sel darah merah. Kekurangan zat ini dalam produksi darah dapat menyebabkan anemia megaloblastik. Manfaat lainnya adalah untuk memecahkan asam amino dan asam lemak untuk energi. Berhubungan dengan kerja Vitamin B12 pada sistem saraf, diketahui fungsinya juga dapat membantu pembentukan dan kecerdasan mental.

Kebutuhan vitamin B12 bagi tubuh dalam satu hari sebesar 2,4 mkg. Dalam 200 gram daging sapi atau seiris dalam satu porsi steak didapatkan 3,75 mkg vitamin B12.

Sebenarnya selain daging sapi vitamin B12 dapat ditemukan pada kacang kedele yang juga merupakan bahan baku tempe. Dalam 100 gram tempe terdapat 1,5 sampai 6,3 mkg vitamin B12. Nilai ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 harian tubuh.

Jadi quotes “tak ada daging, tempe pun jadi” benar atau salah ya? (tari)