Kondisi Taman Wisata Bengkulu Tengah yang tidak terurus dan menjadi sarang babi.

Kondisi Taman Wisata Bengkulu Tengah yang tidak terurus dan menjadi sarang babi.

KUPASBENGKULU.com, BENGKULU TENGAH – Miris memang, Taman Wisata Bengkulu Tengah (Benteng) di Kawasan Perkantoran Desa Renah Semanek ini seharusnya bisa dijadikan wisata alternatif bagi masyarakat kabupaten ini. Tapi sayangnya karena tidak terawat, dan terbengkalai lokasi ini akhirnya menjadi sarang babi hutan.

Ini terungkap saat diadakan perburuan massal yang diselenggarakan Persatuan Olahraga Berburu Babi (Porbi) beberapa waktu lalu. Ternyata, anjing pemburu milik anggota Porbi banyak berlarian ke arah taman wisata ini. Rupanya, penciuman anjing pemburu ini benar adanya, banyak terdapat habitat babi di lokasi tersebut, karena kondisi taman itu sendiri sudah menyemak.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Bengkulu Tengah, M. Sabri, sangat menyayangkan kondisi taman wisata ini. Karena pembangunannya sudah banyak menguras dana daerah, sementara dibiarkan dalam kondisi terlantar.

“Seharusnya taman wisata ini bisa dimanfaatkan oleh warga pada sore hari, tapi sekarang sejak dua tahun pembangunannya malah dijadikan tempat tinggal, dan babi bermain,” ujar Sabri, Rabu (10/06/2015).

Sementara itu, Eko salah seorang warga setempat, mengakui memang banyak babi di lokasi taman wisata ini. Kondisi ini menyebabkan pengunjung takut untuk bermain, apalagi jalan menuju taman wisata ini sangat sulit.

“Seharusnya ada jalan menuju ke lokasi ini, agar warga tidak kesulitan,” sarannya.

Dari pantauan kupasbengkulu.com, Taman Wisata Benteng tersebut tidak ada pengunjung baik itu sore hari maupun malam hari. Karena fasilitas yang ada seperti lampu kondisinya rusak, dan taman tersebut sudah tidak terurus lagi.(adk)