Susiana

kupasbengkulu.com, Bengkulu Tengah – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah (Benteng) menargetkan Pendapatan Anggaran Daerah ( PAD ) pada tahun 2016 sebanyak Rp 18,6 miliar atau meningkat sebesar 36,48% dari PAD tahun 2015.

Peningkatan target PAD ini disambut baik seluruh fraksi di DPRD, hanya saja para wakil rakyat itu meminta peningkatan PAD tersebut tidak membebani rakyat dengan memberlakukan banyak retribusi pada sektor pelayanan.

“Target retribusi pada APBD 2015 sebanyak Rp 1,7 M dan pada tahun 2016 ditarget sebanyak Rp 3,1 miliar. Kami harap peningkatan retribusi itu bukan dari sektor pelayanan administrasi dan bidang kesehatan terhadap masyarakat, namun dari sektor jasa lainnya yang memang wajib ditarik retribusinya cukup besar,” kata Ketua Fraksi Hanura, Susiana, Rabu (25/11/2015) di Sekertariat DPRD Benteng.

Dia juga menjelaskan, DPRD telah menerbitkan landasan hukum dalam penarikan retribusi, namun bukan menjadi alat penekan bagi Pemda untuk mengejar target PAD belaka.

“Jangan sampai ini menjadi masalah di kemudian hari dan masyarakat merasa tertekan,” kata Susi.

Politisi perempuan Hanura ini juga menilai retribusi tetap harus berorientasi pada pelayanan masyarakat. Sehingga masyarakat tidak merasa keberatan dengan besaran retribusi yang dibayarkan.

“Retribusi berbeda dengan pajak, retribusi dibayarkan setelah ada pelayanan. Harus dimaksimalkan pelayanannya bukan sekedar mengambil retribusi saja,” katanya.(adk)