Tongkang Kayu

KUPASBENGKULU.com, KAUR – Akibat kebocoran lobang menhol yang berada diposisi dek kapal tongkang dari Pulau Mentawai Sumatera Barat yang bermuatan kayu tujuan Banjarmasin terpaksa berlabuh darurat di Pelabuhan Linau Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Kamis (09/07/2015).

Tongkang bermuatan 337 batang kayu atau 1.759 meter kubik gelondong jenis meranti dan rimba campuran tersebut terpaksa menepi masuk kedalam teluk pelabuhan, posisi tongkang saat ini sudah miring karena sudah kemasukan air laut.

Kemungkinan besar dengan kondisi tersebut tongkang yang bermuatan ribuan kubik kayu tersebut akan dibongkar. Karena tidak memungkinkan untuk dilanjutkan perjalanan atau dibiarkan. Karen akan berbahaya dan kapal bisa tenggelam.

Untuk Kelengkapan dokumen kapal tidak ada kendala, dan sudah dicek oleh petugas bea cukai Pelabuhan Linau. Kayu tersebut milik PT. Minas Pagai Lumber yang diangkut untuk dijual ke PT.Basirih Industrial, Banjarmasin.

Terpisah Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto,S.Ik melalui Kanit Tipidter Bripka Jumidil mengatakan dari hasil pemeriksaan awal tidak ada indikasi pelanggaran. Namun hanya saja surat jalannya sudah habis masa berlaku, dan tongkang belum bisa melanjutkan perjalanan sebelum perpanjangan surat jalan tersebut.

“Kelengkapan dokumen sudah dicek. Dan kita akan tetap lakukan introgasi Senin (12/07/2015). Sementara kapal tersebut belum bisa melanjutkan perjalanan sebelum surat jalannya diperpanjang, karena habis masa berlaku,” terang Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto,S.Ik melalui Kanit Tipidter Bripka Jumidil.(mty)