kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Beberapa bulan terakhir, tunggakan listrik warga di Rejang Lebong sudah semakin meningkat. Menurut Supervisor dan Administrasi Pelanggan PT PLN Rayon Curup, Aini Kusningsih, tunggakan dari total 62 ribu pelanggan PLN Curup mencapai Rp 2,7 Miliar.

Lama tunggakan, terang Aini, berkisar antara 1 sampai 3 bulan. Bahkan, lokasi tunggakan ini merata di seluruh kecamatan di Rejang Lebong.
“Ini terjadi karena kesadaran masyarakat untuk membayar listrik tepat waktu masih kurang,”ungkap Aini.

Jumlah Rp 2,7 Miliar ini meningkat tajam dibanding sebelumnya, yakni kisaran Februari 2015, tunggakan berada diangka Rp 1,9 Miliar. Untuk mencegah tunggakan listrik yang terus meningkat tajam ini, lanjut Aini, PLN selalu menurunkan tim untuk mengatasinya. Tim tersebut, akan datang langsung kerumah warga yang menunggak. Awalnya, masih berupa tindakan pencekatan. Namun, apabila sudah tiga bulan berturut-turut, akan dilakukan tindakan yang lebih tegas.

“Mungkin berupa pemutusan jaringan, kalau sudah tiga bulan tidak juga bayar listrik,”lanjutnya.

Selain itu, Aini mengharap warga yang sudah diputuskan jaringannya, lantaran tunggakan lebih dari 3 bulan, agar segera melunasi seluruh biaya yang ditetapkan. Selain itu, pelangan juga tersebut terpaksa harus membayar biaya pemasangan pemasangan baru karena akan menggunakan KWH prabayar, jika ingin jaringan listriknya terpasang kembali. (vai)