PIN_2016

Rejang Lebong, Kupasbengkulu.com– Menjelang Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Provinsi Bengkulu, Selasa (8/3/2016) yang dipusatkan di Kabupaten Rejang Lebong, rumor negatif mulai merebak di masyarakat.

Isu santer adalah zat babi terkandung dalam vaksin polio. Kabar sempat menyebar diberbagai media sosial. Himbauannya, agar yang beragama Islam diharamkan untuk menggunakannya. Tentu saja ini dibantah keras Ketua Pelaksana PIN Polio di Rejang lebong, Nunung Tri Mulyanti.

Nunung menjabarkan, bahwa 1.440 vial vaksin yang akan digunakan pada PIN 2016 adalah buatan PT Bio Farma.

“Perusahaan farmasi tersebut berada di Indonesia dan proses pembuatannya melibatkan Kementerian dan MUI,” tegas Nunung.

Zat yang terkandung dalam vaksin sudah dijamin keamanannya oleh Kementerian Kesehatan RI. Vaksin juga diklaim oleh Nunung, sudah mendapat sertifikasi halal dari MUI.

“Bayangkan saja, ini program Nasional, sedangkan MUI bisa meloloskan apabila vaksin tersebut mengandung zat babi. Tentu saja tidak masuk akal,” kata Nunung yang bersiap pada acara di Lapangan Setia Negara, Curup dan rencananya acara ini akan dibuka oleh Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti.

Penulis : Adhyra Irianto