Ir A Syiafril

Ir A Syiafril

Bengkulu, Kuipasbengkulu.com– Mantan Pejabat di Kotamadya,  Ir A Syiafrill menyatakan Tugu Thomas Parr bukan direnovasi tetapi dihancurkan (destroy).

Thomas Parr yang oleh masyarakat setempat disebut Tugu Bulek itu d katakan Syiafril dirusak pintu gerbangnya yang petak menjadi lengkung seperti saat ini.

Perusakan itu bukan terjadi pada tahun 70-an, tapi di tahun 1981. Syiafril juga mengkritik tulisan Mount Felik tapi MOUNT FELIX untuk sebutan rumah dinas gubernur atau masyarakat setempat menyebutnya Gedung Daerah Balai Semarak.

Untuk Gedung Tonil atau Rumah Bola itu adalah Gedung Nasional jelas Syiafril. “Disitulah tempat bersidang Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID) Benkoelen, yang kemudian menjadi DPRD GR, dan dipakai terakhir sebagai Kantor CPM sebelum di destroy, dihancurkan oleh SubDin CK PU Provinsi Bengkulu.

Mereka itu kata Syiafril, orang yang tak mengerti tak mengerti heritage. Itu terjadi pada tahun 1992. Menyinggung plat tulisan yang ada di dinding dan kini tak tahu keberadaannya, itu bukan sekedar Plat besi, tetapi prasastinya yang lenyap .

1980 – 1985
Hasi investigasi report m kupasbengkulu.com menyebutkan, perubahan fiisik yang terjadi di Thomas Part itu benar adanya. Saat itu di bongkat oleh Ir Kusbandor, era Drs. Syafiudin A.R, Walikotamadya KDH Tk. II Bengkulu tahun 1980 – 1985.

Tak hanya itu, Thomas parr itu aslinya mempunyai pintu di tiga gerbangnya. usai dilakukan perubahan kala itu, pintunya di simpang di gudang PU Provinsi Bengkulu. (bb)

baca:Thomas Parr dan Renovasi Tahun 70-an