Adi

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Wakil Asisten Operasi (Wa As Ops) Panglima TNI, Laksamana Pertama TNI Laksamana Pertama TNI Harjo Susmoro meminta agar prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) 144 Jaya Yudha dapat bertugas dengan baik dalam misi menjaga perbatasan di Kalimantan Utara, bulan depan.

Disamping menjaga keutuhan NKRI, para prajurit juga diminta dapat menjaga kesehatan diri selama bertugas. Untuk itu, jenderal bintang satu ini berpesan pada bagian kesehatan untuk menjaga pola makan dan ketersediaan obat-obatan untuk prajurit.

“Kalau bisa, prajurit jangan merokok, itu sama dengan bunuh diri pelan – pelan,” katanya, ketika meninjau kesiapan peralatan dan prajurit di Yonif 144 Jaya Yudha, Rejang Lebong Harjo Susmoro didampingi oleh beberapa perwira tinggi dan menengah dari Kodam II Sriwijaya, Korem 041 Gamas juga Kodim 0409 RL dan Yonif 144 Jaya Yudha juga meninjau peralatan yang akan dibawa para prajurit, mulai dari peralatan perang, komunikasi, kesehatan dan lain- lain.

Harjo menyatakan, bahwa berdasarkan pemantauannya sebanyak 350 prajurit TNI di Batalyon tersebut sudah bisa dinyatakan siap. Kesiapan tersebut baik secara teknis seperti perbekalan maupun kesiapan fisik prajurit.

“Hanya ada beberapa kelengkapan tambahan saja dan itu akan dikirimkan langsung dalam waktu dekat. Seperti sarung tangan yang memiliki kualitas yang super,” ungkap Harjo Susmoro.

Harjo menambahkan, prajurit yang dikirim ke wilayah perbatasan memang sudah profesional meski demikian harus mewaspadai hal-hal kemungkinan terjadi di medan perang. Harjo menambahkan, tugas ini merupakan tugas kehormatan.

“Berbanggalah, karena tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan yang sama. Buat diri anda menjadi terhormat dengan prestasi yang dibanggakan,” tambah Harjo Susmoro.

Pantauan kupasbengkulu.com, Jenderal bintang 1 ini tiba dengan menggunakan helikopter. Sebelumnya, rombongan dari Kasdam II Sriwijaya antara lain, Brigjen Komarudin Simanjuntak SIP Msc, As log, Letkol Inf Yanto Kusno, Kapaldam Kolonel CBL Sugeng, As. Ops Kolonel Inf Dani Alkadri, juga tiba menggunakan helikopter.(vai)