Planet

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Sebanyak 12 orang karyawan Perusahaan Planet yang bergerak di kredit barang elektronik di Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini tidak dipekerjakan lagi atau dirumahkan oleh pihak perusahaan.

Mirisnya, lagi sebanyak 30 orang karyawan lainnya, saat ini diduga tidak terdaftar di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kabupaten ini. Hal ini dikemukakan salah seorang karyawan yang ditelantarkan berinisial DA (34), Jumat (01/03).

“Kami sangat kecewa kepada Sudarminto Kepala Planet, karena upah untuk tim kami sebanyak 12 orang belum dibayar. Dan yang lebih kecewa lagi kami dikeluarkan secera sepihak dan kami merasa sangat dirugikan,” ujarnya kesal.

Selain itu juga, kata dia, pihak manajemen Planet tidak merespon keinginan pihaknya.

“Kami minta untuk kembalikan gaji dan biaya transpor serta makan kami supaya dibayar total seluruh Rp10.700.000. Kami harap Pak Bupati dapat melihat nasib kami yang ditelantarkan perusahaan ini,” harapnya.

Sementara itu beberapa waktu lalu Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud mengimbau, seluruh PT atau perusahaan wajib mensejahterakan karyawan dan mendaftarkan karyawannya ke Disnaker, Apabila hal itu tidak dilakukan perusahaan, bupati akan menutup perusahaan tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Cabang Planet Bengkulu Selatan, Sudarminto menjelaskan, bahwa bukan hanya perusahaannya saja yang tidak mendaftarkan karyawannya ke Disnaker, tetapi perusahaan yang bergerak di bidang yang sama juga melakukan hal serupa.

“Semuanya sama dengan perusahaan kami, yang terdaftar cuma 17 orang ke Disnaker, yang lain tidak, karena mereka hanya sales,” jelasnya.(ade)