Bungkus obat batuk
bengkulu selatan, kupasbengkulu.com- Ada sekitar 3 titik lokasi di Kecamatan Ulu Manna, dan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu yang diduga dijadikan pelajar SD hingga SMA daerah setempat untuk menghisap lem aibon atau mengkonsumsi obat batuk secara berlebihan.

Tiga titik yang dimaksud masing-masing, Desa Bandar Agung ada 2 titik, dan Desa Batu Bandung, Kecamatan Pino Masat, 1 titik.

Saat wartawan kupasbengkulu.com berhenti di perkebunan sawit yang lokasinya di pinggir jalan raya Manna-Palembang Kecamatan Ulu Manna, tampak di bawah pohon sawit ditemukan ratusan tumpukan bungkus obat batuk yang sudah kosong, begitu juga di area jembatan Dusun Senaning serta di bawah pohon bambu Desa Batu Bandung Masat.

Menurut warga setempat yakni Ramadan (45), menjelaskan, bahwa di lokasi kebun yang ditunggu dan dijaganya itu setiap hari dijadikan tempat anak muda mengkonsumsi obat batuk dan menghirup lem.

“Hampir setiap hari anak muda ngelem disini, kalau saya perhatikan itu mulai dari SD hingga anak SMA bahkan ada juga yang tidak sekolah lagi. Biasanya waktu sebelum magrib, dan kalau malam hari saat bulan terang, dan yang paling sering itu pada hari Sabtu dan hari Kamis pasti penuh anak-anak ngelem dan hisap obat batuk di sini,” bebernya, Rabu (22/10/2014).

Biasanya, lanjut dia, saat mengkonsumsi obat tersebut bisa mencapai puluhan orang.

“Mereka itu sering kali saya tegur, namun tetap juga. Bahkan sudah ada yang meninggal dunia setelah mengkonsumsi obat batuk dan lem. Saat sebelum meninggal, sekitar pukul 14.00 WIB, almarhum ke tempat saya dulu meminta uang. Saat itu saya kasih uang Rp 15.000, sorenya terdengar  kabar kalau dia almarhum meninggal dunia akibat kecelakaan. Saya tanya kepada teman atau orang yang membawa almarhum kala itu, kalau bau mulut almarhum mengeluarkan aroma obat batuk, darahnya pun baunya seperti bau lem,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kalau dikumpulkan plastik bekas bungkus obat batuk itu ada setengah karung.

“Sudah banyak kami kehilangan di dangau ini, pernah beras satu setengah kaleng hilang, bebek 10 ekor, dan kambing 1 ekor. Saya kira ini ulah anak-anak itu, akibat pengaruh minum obat batuk dan lem tersebut,”  tudingnya.(tom)