PONTIANAK – Jakarta Bhayangkara Presisi membuka langkah di AVC Men’s Club Championship 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Zhayk VC asal Kazakhstan di GOR A Yani Terpadu, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (13/5/2026).

Wakil Indonesia itu menang dengan skor 3-1 pada laga pembuka turnamen bola voli antarklub Asia tersebut.

Sejak set pertama pertandingan berlangsung ketat. Bhayangkara Presisi sempat mendapat tekanan lewat spike keras dan servis agresif pemain Zhayk VC.

Namun tim asuhan Bhayangkara mampu menjaga ritme permainan dan menutup laga dengan skor 25-22, 22-25, 25-20 dan 25-18.

Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Bhayangkara Presisi menghadapi persaingan ketat di level Asia.

Turnamen AVC Men’s Club Championship 2026 sendiri resmi digelar di Pontianak pada 13 hingga 17 Mei 2026.

Ribuan penonton memadati arena sejak pembukaan berlangsung. Suasana semakin meriah dengan penampilan budaya khas Kalimantan Barat dan parade peserta dari sejumlah negara Asia.

Selain laga Bhayangkara Presisi, pertandingan lain juga mempertemukan Hyundai Capital Sky Walker wakil Korea Selatan melawan Al Rayyan asal Qatar.

Tim Korea Selatan berhasil meraih kemenangan 3-1 lewat permainan cepat dan pertahanan solid. Hyundai Capital menang dengan skor 20-25, 20-25, 25-21 dan 21-25.

Kapolda Kalimantan Barat selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manager Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengapresiasi perjuangan para pemain dalam laga perdana tersebut.

“Alhamdulillah kemenangan perdana ini menjadi awal yang baik bagi Bhayangkara Presisi di AVC 2026. Kami mengapresiasi kerja keras pemain, pelatih dan seluruh manajemen serta dukungan masyarakat Pontianak yang memberikan semangat luar biasa kepada tim,” ujar Pipit Rismanto.

Ia berharap Bhayangkara Presisi tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya karena persaingan di AVC berlangsung sangat ketat.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Bola Voli Asia (AVC), Ramon Suzara, menyebut penyelenggaraan AVC Men’s Club Championship 2026 di Pontianak menjadi momentum penting bagi perkembangan bola voli Asia.

Menurutnya, kehadiran klub-klub terbaik Asia tidak hanya menghadirkan pertandingan berkualitas, tetapi juga mendorong sportivitas dan sektor pariwisata daerah.

Antusiasme masyarakat pada hari pertama pertandingan menjadi bukti Pontianak mampu menggelar event olahraga internasional dengan atmosfer meriah dan profesional.