Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Abdul Muis SIK

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Abdul Muis SIK

bengkulu selatan, kupasbengkulu.com – Seorang penagih tunggakan kredit (Debt Collector) perusahaan leasing Mega Oto Finance, Nopardi, terkena sabetan parang karena menagih tunggakan kredit sepeda motor konsumen berinisial Al, warga Desa Gelumbang, Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Peristiwa ini bermula ketika korban, Senin (10/11/2014) sekitar pukul 10.15.WIB, mendatangi rumah konsumennya ini untuk menagih tunggakan kredit.

Rupanya, konsumennya ini tidak terima dengan rencana korban untuk menarik sepeda motor yang menunggak ini, dan malah memarahi korban.

Tidak hanya sebatas itu, pelaku langsung masuk ke dalam rumah untuk mengambil sebilah parang, dan mengejar korban.

Aksi kejar-kejaran keduanya pun terjadi, dan pelaku berhasil melukai telapak tangan kiri korban dengan sabetan parangnya.

Korban yang terdesak berusaha menyelamatkan diri dengan memasuki dapur warga setempat sambil berteriak minta tolong.

Beruntung, jeritan korban ini didengar warga sekitar, dan berdatangan untuk melerai keduanya.

Perbuatan pelaku ini sekitar pukul 10.45.WIB, dilaporkan korban ke Polres Bengkulu Selatan.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasi Humas Polres Bengkulu Selatan Aiptu Andi membenarkan adanya kejadian itu.

“Menindaklanjuti laporan korban segera akan kita panggil saksi-saksi yang mengetahui peristiwa ini,” tegas Andi.(tom)