Eca anak korban perampokan yang tangannya terkena sabetan senjata tajam rampok

Eca anak korban perampokan yang tangannya terkena sabetan senjata tajam rampok

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – Tiga orang kawanan rampok Keluarga Khalidi, warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah. Saat tengah terlelap tidur rumahnya disatroni kawanan perampok.

Data terhimpun, Rabu (12/11/2014) sekitar pukul 02.06 WIB istri Khalidi, Islawati mendengar bunyi mencurigakan dari samping rumah. Saat ingin mengecek ia justru melihat kawanan perampok yang berjumlah 3 orang telah bersiap memasuki kamarnya.

“Perampoknya langsung masuk kamar dan mengikat saya dan bapak. Mulut kami juga ditutup pakai lakban,” jelas Islawati, kepada kupabengkulu.com, Rabu (12/11/2014).

Aksi ini membuat putri sulung Khalidi, Esi Helisa Sari terbangun dan keluar kamar. Esi pun kemudian mendapat perlakuan sama seperti orangtuanya.

“Perampoknya suruh kami diam. Dia bilang kami cuma minta duit. Dimana duit kalian simpan katanya,” lanjut Islawati.

Kepanikan ketiga perampok ini mulai berawal ketika putri Bungsu Khalidi, Eca Dwi Putri, terbangun. Karena ketakutan Eca terus berteriak dan ribut. Kesal atas perbuatan Eca, salah satu perampok menyabet tangannya dengan senjata tajam.

Rupanya masih ada satu perampok yang berjaga diluar. Si perampok yang bertugas menjaga lalu memberi kode agar ketiga temannya keluar.

“Mereka langsung keluar setelah mendapat kode setelah mereka pergi kami membuka ikatan dan langsung berteriak minta tolong,” tambah Islawati.

Mendengar teriakan keluarga ini, warga langsung bergegas mengejar pelaku. Keempat pelaku berhasil dibekuk di simpang SPBU Kembang Seri.(qef)