Lebong, kupasbengkulu.com – Masalah kekurangan tenaga pengajar yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) hampir merata di setiap sekolah, tak terkecuali Kabupaten Lebong. Minimnya tenaga pengajar juga melanda Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Topos.

Sudah menjadi tugas bagi Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga (Diknaspora) Lebong untuk benar-benar dapat melakukan pemerataan guru secara menyeluruh ke seluruh sekolah terutama bagi sekolah-sekolah di daerah terpencil.

“Jumlah tenaga pengajar kita yang berstatus PNS hanya ada 2 orang. Kita sangat membutuhkan guru mata pelajaran IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, PPKN, Olahraga,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 03 Topos Hosen.

Tentunya hal ini sangat mempengaruhi kegiatan belajar mengajar. Dimana, kekurangan tenaga guru ini terpaksa diantisipasi dengan menempatkan 6 orang Tenaga Guru Honorer untuk memberikan bimbingan kepada para siswanya.

“Sudah beberapa kali kita usulkan untuk penambahan tenaga pengajar, namun hingga saat ini belum ada realisasinya. Kita masih tetap berharap semoga tahun depan ada penempatan tenaga guru di sekolah kami,” tutup Hosen.(spi)