Bupati Rejang Lebong, Suherman

Bupati Rejang Lebong, Suherman

Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Kepastian Kabupaten Rejang Lebong, untuk membangun kampus utama Akademi Komunitas (AK) Rejang Lebong masih belum jelas. Karena, kepastian dana yang dijanjikan pada pertengahan tahun 2014 lalu, oleh Pemerintah pusat masih belum jelas hingga saat ini. Hal ini diakui juga oleh Bupati Rejang Lebong, Suherman. Kepada kupasbengkulu.com.
Suherman menyatakan, Pemerintah Pusat awalnya menjanjikan akan memberikan bantuan untuk pembangunan kampus AK ini dengan dana lebih dari Rp 2 Miliar.

Namun, kendalanya adalah, setelah adanya pernyataan tersebut, terjadi pergantian pemerintahan. Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari Presiden yang baru untuk menggelontorkan bantuan tersebut.

”Sebelumnya, pemerintah pusat sudah menyetujui bantuan untuk pembangunan kampus AK ini, tetapi setelah itu terjadi pergantian pemerintahan,” jelas Suherman.

Suherman menambahkan, pihak Pemda Rejang Lebong sudah menyiapkan lahan seluas 2 Hektare (Ha) di wilayah Cawang Baru, untuk pembangunan kampus ini. Rencananya, pada awal 2015 bantuan dari pemerintah sudah turun dan pembangunan sudah bisa dimulai. Ia mengharap, Presiden saat ini, Jokowi bisa merealisasikan bantuan tersebut.

”Harapan saya, meski berganti presiden, dari pemerintahan SBY ke Presiden Jokowi, namun bantuan yang sudah dijanjikan itu bisa tetap turun, kalau bisa lebih besar, karena yang akan dibangun adalah sebuah Sekolah tinggi,” jelas Suherman.

Meskipun begitu, sebelumnya sudah turun bantuan untuk pendidikan dari Kementrian Dalam Negeri yang juga ditujukan untuk pendidikan. Oleh Rejang Lebong, bantuan itu akan diaplikasikan untuk membangun dua Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI) dan Sindang Beliti Ulu (SBU).

Untuk saat ini, kampus AK sementara berada di Kelurahan Dwi tunggal, Curup. AK juga sudah sekali menggelar wisuda bagi lulusan D2 peternakan dan D2 agrobisnis pada akhir 2014 silam.(vai)