Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Amin Kurnia, mengatakan, saat ini Provinsi Bengkulu masih kekurangan dokter spesialis, terlebih untuk rumah sakit yang berada di kabupaten.

Amin mengatakan, pihaknya memprioritaskan empat dokter spesialis, antara lain spesialis anak, penyakit dalam, bedah, dan Obgyn (kebidanan dan kandungan). Hal ini dikarenakan untuk menjadi rumah sakit tipe C harus memiliki empat dokter spesialis tersebut sebagai salah satu persyaratan.

“Kalau untuk rumah sakit M. Yunus, dokter spesialis sudah cukup bahkan mungkin lebih. Begitu juga dengan beberapa rumah sakit lain seperti di Curup, Argamakmur, Manna, dan Mukomuko. Namun untuk di Tais belum,” kata Amin.

Amin mengatakan setiap tahun pemerintah memberikan peluang bagi para dokter spesialis untuk mengikuti tes Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun disayangkan tidak banyak dokter spesialis yang memilih menjadi PNS. Hal itu pula yang kemudian membuat rumah sakit di Bengkulu masih kekurangan dokter spesialis.

“Kita selalu buka peluang PNS untuk dokter, tapi tidak ada yang daftar, apalagi untuk dokter spesialis mereka jarang yang mau ditempatkan di rumah sakit kabupaten atau daerah terpencil,” katanya.

Amin juga mengatakan dirinya berharap pemerintah daerah baik di provinsi, kabupaten, maupun kota, agar dapat membuat suatu kebijakan untuk memberikan beasiswa kedokteran dengan catatan harus kembali mengabdi ke daerah masing-masing.

“Kalau dari provinsi sudah ada lima calon dokter yang akan lulus. Kita minta kebijakan khusus untuk masing-masing kabupaten/ kota menyekolahkan sendiri dokter spesialis dan buat perjanjian agar nanti setelah lulus harus kembali lagi mengabdi di daerah masing-masing,” tandasnya.(val)