Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Hasil mengejutkan yang temui kupasbengkulu.com terhadap tunggakan listrik Pemeritah Kota (Pemkot) Bengkulu. Dari data Prusahaan Listrik Negara di Teluk Segara terhitung mulai bulan Mei 2015 hingga bulan Juni 2015 mencapai Rp 933 juta.

Tunggakan yang hampir mencapai Rp 1 miliar ini meliputi tunggakan lampu jalan dan seluruh Intasi di kalangan pemerintahan kota Bengkulu. Terhitung tunggakan yang mencapai Rp 993 juta dari seluruh total rekenining tunggakan sebanyak 344 lembar.

Menurut Supervisor Pelayanan Pelanggan dan Administrasi Dyah Kusumaningrum, walaupun hanya dua bulan mengalami tunggakan ini termasuk dalam tunggakan yang cukup besar karena hampir mencapai Rp 1 miliar. Namun, dijelaskannya pihaknya tidak akan mengenakan denda kepada pemerintah Kota Bengkulu.

“Untuk pemerintah masuk dalam golongan tiga jadi tidak ada biaya denda tunggakan untuk tagihannya,” ungkap Dyah.

Dalam pembayaran ini sendiri, PLN siap untuk membantu pemerintah untuk menyelesaikan pekara ini. Sehingga pekara ini cepat diselesaikan dengan mudah.

“Penagihanya kita bantu mulai dari surat menyurat tagihan disiapkan dari PLN sendiri, biasanya kalau pemerintahan tidak ada masalah,” ujarnya.

Semntara itu dari hasil data tunggakan lainnya yang paling banyak menunggak yakni masyrakat umum yang jumlah total yang menunggak mencapai Rp 7,9 miliar dengan total rekening tunggakan 23.847 lembar. Lalu disusul oleh Pemkot mencapai Rp 993 juta dari seluruh total rekenining tunggakan sebanyak 344 lembar.

Kemudian, Legalisasi pertahanan yang tunggakannya mencapai Rp 494 juta dengan total rekening tunggakan sebanya 577 lembar. Selanjutnya, BUMN dan BUMD total tunggakan mencapai Rp 50 juta dengan total rekening tunggakan 11 lembar.

Terakhir vertikal seperti Sekolah-sekolah dan lain sebagainya, jumlah tunggakan mencapai Rp 46 juta dengan total rekening tunggakan 24 lembar.

“Kalau total seluruh pelanggan kini mencapai Rp 40.660 pelanggan,” demikian Dyah.(dex)