acara

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Hasil dari Tim Leader OC Bengkulu diketahui bahwa beberapa wilayah di 41 kelurahan di Kota Bengkulu masih dalam status kumuh atau diperkirakan dalam perbandingan seluas 131,5 hektar.

Hal ini dikemukahkan oleh Tim leader OC Bengkulu Harmudiyah pada acara lokakarya sekaligus sosialisasi program peningkatan kualitas pemukiman, Selasa (15/09/2015) di hotel Nala. Acara P2KP bekerjasama dengan Dinas PU dan Bappeda ini dibuka langsung oleh Sekda Kota Bengkulu, marjon serta diikuti oleh lurah, camat, beberapa Kepala SKPD, PJOK se-Kota Bengkulu, hingga BKM se-Kota Bengkulu.

Dalam pembahasan tersebut Harmudiyah menjabarkan kategori kumuh tersebut yakni tidak tersedianya sumber air bersih, jalan yang tidak tertata, minimnya akses kendaraan darurat, hingga tidak adanya sistem pengelolaan sampah yang baik.

“Di tahun ini Kami setidaknya sudah menangani delapan kelurahan yang memang sudah direncanakan, dengan anggaran mencapai Rp 35 milyar. Kita targetkan di tahun 2019 itu indikator permasalahan ini bisa selesai semua, yang paling awal kita mulai saat ini sebagai cikal bakalnya itu di 8 kelurahan yang disebut dengan Penataan Lingkungan Pemukiman Berbasis Komunitas (PLPBK),” kata Harmudiyah.

Dilanjutkannya, untuk anggarannya akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya, sebab akan diadakan pemetaan terlebih dahulu dimasing-masing kelurahan. Agar dari pemeetaan tersebut anggaran bisa ditentukan.

“Jadi di sini kita mengaharapkan kepedulian masyarakat saja, kita perlukan perubahan perilaku bukan perubahan fisik saja,” ungkapanya.

Diwaktu yang sama, Sekda Kota Marjon mengaharapkan adanya partisipasi dari masyrakat khususnya warga Kota Bengkulu. Namun hal ini harus dibarengi dengan kemampuan atau bidang ekonomi, maka harus ada keseimbangan ekonomi/penghasilan dengan pola pemerataan kerja

“Kita berharap pengentasan kawasan kumuh ini dapat dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena dengan semakin sejahteranya masyarakat, kesadaran untuk berpola hidup sehat dan layak akan semakin tinggi,” kata Marjon.(dex)