Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan), Amrul Eby .

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan), Amrul Eby .

Kupasbengkului.com, Rejang Lebong – Beberapa Kelompok Tani (Poktan) yang melakukan pengolahan Itik Talang Benih di Kabupaten Rejang Lebong, kini sudah dilepas oleh Bank Indonesia, memasuki tahun ke- 4.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) kabupaten, Amrul Eby menyatakan, memang harapan awal dari BI adalah menjadikan para peternak menjadi enterpreneur mandiri setelah tahun ke-4.

“Total tiga poktan di Talang Benih sudah menjadi leader, membimbing Poktan di wilayah lainnya,” kata Eby.

Saat ini progres Itik Talang Benih sudah mendapat beberapa kemajuan. Tahun 2013, populasi Itik Talang Benih masih sekitar 1300 ekor, sekarang sudah mencapai 13 ribu ekor. Ditambah lagi, Pemkab juga akan menggelontorkan dana senilai Rp 325 juta dari APBD, untuk membantu peningkatan produktivitas peternak.

“Meski tidak begitu besar, tapi masih akan ditambah dengan bantuan pusat, semoga bisa lebih baik,” harap Eby.

Saat ini, dari survei tim dari Disnakan diketahui, lebih dari 28 titik pusat kuliner yang membutuhkan pasokan daging dan telur itik di Kabupaten Rejang Lebong. Dari situ diketahui, perhari setidaknya 80 ekor di setiap titik kuliner yang dibutuhkan. Untuk memenuhi hal tersebut, peternak juga mengembangkan stereotype kluster itik tersebut , untuk dikembangkan.

“Kalau dari peternak, merek mengharap adanya koperasi untuk mereka, kandang yang terkonsentrasi juga peningkatan SDM,” jelas Eby. (vai)