gadatar
Seluma, Kupasbengkulu.com– Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Seluma Darsono mengatakan, organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) pernah singgah dan meninggalkan majalah dibeberapa kecamatan di Seluma.

“Februari 2015 lalu telah bersilaturahmi di Kecamatan Ilir Talo, Ulu Talo, Seluma Selatan, Seluma Barat  dan Seluma Kota bahkan dikelurahan Pasar Tais, pernah berkunjung sampai tiga kali,” jelas Darsono.

Menurutnya, ada seseorang yang mengaku Badan Pimpinan Kabupaten Bengkulu Tengah atas nama Hengki, namun setelah dilakukan kroscek nama itu tidak ada.

“Modus mereka berkunjung meninggalkan majalah dan berfoto bersama, kemudian di unggah kejejaring sosial seperti facebook, untuk menunjukan kalau Gafatar ada di Seluma. Padahal tidak ada,” terangnya.

Kepada masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam mengenal organisasi dalam bentuk apapun. Apalagi bila tidak memahami asal-usul organisasi tersebut.

“Tadi kita menggelar acara di aula Mapolres Seluma, mengumpulkan tokoh masyarakat dan tokoh agama. Intinya untuk cegah tangkal aliran di Kabupaten Seluma, antara lain ISIS dan Gafatar,” jelas Darsono yang memastikan kini aliran Gafatar sudah tidak ada di Kabupaten Seluma.

“Hanya singgah, sekarang tidak ada lagi,” ujanya.
Penulis : sepriandi