Demo Bansos

kupasbengkulu.com, kota bengkulu – Belasan mahasiswa yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Tolak Koruptor menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu pada Selasa (04/08/2015) sekira pukul 09.30 WIB.

Aksi yang mendesak Kejari Bengkulu untuk melimpahkan berkas tersangka dugaan korupsi dana bansos ke Pengadilan tersebut diwarnai aksi teatrikal “korokan” guna menunjukkan bahwa Kejaksaan Negeri Bengkulu dibawah kepemimpinan I Made Sudarmawan tidaklah becus.

Tidak hanya itu saja, dalam penyampaiannya salah seorang orator menngatakan bahwa I Made Sudarmawan layak untuk diturunkan dari jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu tersebut pasalnya hingga saat ini menurut mereka perkara dugaan korupsi yang menyangkut nama Kepala daerah dan mantan Keapal Daerah tersebut dinilai lamban.

“Mendesak Kejaksaan Negeri bengkulu segera melimpahkan berkas delapan tersangka yang saat ini belum tahu kejelasannya, mendesak Kejari Bengkulu menerbitkan surat daftar pencarian orang untuk tersangka Diansyah Putra yang saat ini tidak diketahui keberadaannya, jika tidak Kajari silahkan mundur dari jabatannya,” kata Melyansori dalam orasinya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu yang berusaha memberi penjelasan kepada gabungan mahasiswa dari berbagai Universitas di Bengkulu tersebut mengatakan bahwa pihaknya bukan melambankan penyelesaian perkara bansos tersebiut, hanya saja saat ini memang perlu ada prioritas dalam setiap penanganan perkara.

“ini kan memang sudah menjadi program utama kita, kita juga didalam melaksanakan kegiatan tentu ada kendala nah seperti sekarang, kita sebenarnya kalau berhasil tahap dua nya maka program pelimpahan berkasnya pasti lancar,” jelas Made Sudarmawan.(bii)