Dodi

Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Dodi Martian

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Keberadaan Pabrik Asphalt Mixing Plant (AMP) dan pemecah batu di Desa Batu Ampar Kecamatan Kedurang dipertanyakan anggota DPRD Bengkulu Selatan.

Pasalnya, menurut anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan Dodi Martian, aktivitas pabrik ini mengancam kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) khususnya sungai Air Kedurang. Ia juga meragukan, kelegalan izin berdirinya pabrik pemecah batu di Desa Batu Ampar iu.

”Bila ada izin dari bupati maka itu patut dipertanyakan,” kata tanya Dodi.

Jika pihak perusahan mengantongi izin, lanjut Dodi, bearti izin tersebut diduga tanpa melalui proses kajian lingkungan. Sebaliknya bila belum ada izin maka perusahaan itu dianggap illegal.

”Perusahaan pemecah batu di Batu Ampar itu tidak hanya sekedar beroperasi memecah batu tapi juga mengamil batu di sekitar pabrik. Kita tahu lokasi pabrik itu berdekatan dengan DAS yang menjadi ulu dari Sungai Kedurang. Bila batu-batu terus diambil dipastikan akan merusak DAS,” demikian Dodi.(tom)