kupasbengkulu.com, Lebong – Bappeda Kabupaten Lebong, Bengkulu, menyiapkan fasilitator guna menyusun rencana pembangunanmulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Adapun tugas fasilitator itu antaralain mendampingi desa dalam menyusun dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) hingga penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) . Dimana untuk tahun 2016 ini, pelaksanaan Musrenbang ini baik ditingkat desa maupun Kecamatan, masih menunggu jadwal dari Provinsi.

Kepala Bappeda Lebong, Fauzi Taher mengungkapkan, dalam menjalankan agenda pembangunan di daerah, agar dalam pelaksanaannya sesuai dengan perioritas daerah dan tepat pada sasaran, tentunya disesuaikan mulai dari tingkat desa yang diteruskan ditingkat Kecamatan hingga dilanjutkan pembahasan ditingkat Kabupaten dan Forum SKPD Provinsi. Proses ini adalah upaya pemerintah dalam mencapai pembangunan di daerah secara berkesinambungan.

“Sejauh ini, untuk proses atau tahapan Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Kabupaten Lebong, masih menunggu jadwal dari Provinsi. Jika berpedoman dari jadwal tahun anggaran sebelumnya, akhir Januari ini sudah mulai digelar Musrenbang tingkat Desa,” kata Fauzi.

Lebih jauh Fauzi menuturkan, agar dalam pelaksanaan Musrenbang ditingkat desa dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka dalam menyusun dokumen RKPDes, Bappeda menugaskan tenaga pendamping sebagai perpanjangan tangan dari Bappeda untuk mendapingi masing-masing desa disetiap Kecamatan.

Tugas mereka ini untuk membantu serta memberi petunjuk ke desa bagaimana penyusunan RKPdes dan RPJMdes tersusun dengan benar hingga tidak menghambat proses dan tahapan pembangunan daerah. Dengan berpedoman dokumen penyusunan RKPDes tersebut, tentunya dapat memberi gambaran sasaran dan perioritas pembangunan.

“Jika tidak ada kendala, akhir Januari ini kita sudah menugaskan fasilitator ditingkat Kecamatan. Kita berharap kepada fasilitator benar-benar aktif dalam mendampingi desa untuk penyusunan RKPDes hingga RPJMdes untuk pembangunan di Lebong yang berkesinambungan dan tepat sasaran. Biasanya bulan maret ini kita sudah melakukan Musrenbang tingkat Forum SKPD Provinsi,” demikian Fauzi.

Penulis: Rendra Susanto