KUPASBENGKULU.com, BENGKULU TENGAH – Sebagai sekolah yang baru, Sekolah Menengah Atas (SMA) Pematang Tiga terancam ditutup kembali oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jika tidak memenuhi syarat minimal sebanyak 36 siswa yang mendaftar.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Nur Muhammadsyah mengungkapkan, jika SMA Pematang Tiga Bengkulu Tengah yang baru dibuka dan merupakan tahun pertama menerima siswa baru.

“SMA yang ada di Desa Batu Beriang, setidaknya tahun ini mampu menerima siswa baru sebanyak 36 orang, jika tidak terancam ditutup,” ujar Nur.

Dijelaskannya, saat ini sekolah ini baru memiliki 1 ruang belajar, dan rencananya akan menjadi SMA Negeri 7 Bengkulu Tengah. Dan ia berharap sekolah ini bisa memenuhi syarat yang ditentukan oleh Kemendikbud, agar kedepannya bisa berkembang seperti sekolah lainnya.

“Kita harap penerimaan siswanya banyak sehingga kedepan di Pematang Tiga sudah memiliki SMA. Warga juga tidak harus keluar daerah untuk sekolah, dengan begitu pendidikan akan merata di setiap kecamatan yang ada,” tutur Nur.

Hanya saja nantinya jika target pendaftaran jumlah siswa terpenuhi, lanjut Nur, untuk lokasi belajar nantinya, SMA Pematang Tiga masih menumpang belajar di SMP Negeri 1 Pematang Tiga termasuk guru yang mengajarnya memanfaatkan guru SMP tersebut.

“Untuk sementara menggunakan 1 lokal saja, dan itu pun masih menumpang di SMP 1 Pematang Tiga, jika target siswa terpenuhi, maka tahun depan akan dibangun,” ungkap Nur.(adk)