sumber foto: javanews.com

sumber foto: javanews.com

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Masih ingat dengan RU (25) warga Sindang Kelingi, Rejang Lebong yang diringkus petugas usai mendapat timah panas di kakinya?

Dari hasil pengembangan, ternyata ada cerita menarik dibalik kasus tersebut. Diketahui, RU adalah salah satu pelaku begal yang tidak pilih-pilih korbannya. Buktinya, RU merampok seorang ibu rumah tangga (IRT) yang sedang hamil pada tanggal 15 Juni 2015 lalu.

(Berita terkait: Kabur Saat Diringkus, Pelaku Begal Dihadiahi Timah Panas)

Selain hamil, IRT tersebut diketahui juga adalah warga sekitar. Bahkan, Fahrurrozi (36) suami korban juga langsung ‘berlutut’ untuk memohon pada pelaku tidak membegal motor milik mereka.

Lantaran, korban hendak mengantar istrinya untuk menuju bidan terdekat dan memeriksa kehamilannya. Ternyata, pelaku begal juga manusia yang punya rasa kasihan. RU dan rekannya tidak jadi membawa motor milik IRT malang tersebut, melainkan hanya mengambil tas yang berisi uang dan handphone milik korban.

Namun, kejadian itu tetap dilaporkan oleh suami korban beberapa waktu kemudian. Baru setelah itu, petugas langsung mengincar pelaku. Pelaku akhirnya dapat ditemukan di salah satu warung dekat Jembatan Apur.

Proses pengejaran berlangsung sengit, hingga akhirnya pelaku menyerah setelah petugas melubangi kakinya dengan timah panas. Hingga saaat ini, menurut keterangan polisi, dua rekan RU dalam melakukan aksi masih dalam pengejaran.

Sementara itu, kecurigaan petugas semakin dalam terhadap tersangka. Dari cara tersangka melakukan pembegalan, petugas meyakini bahwa RU adalah pemain lama dan sudah sering melakukan tindak pencurian.

Kapolsek PUT, Iptu Eka Chandra melalui Kanit Reskrim, Ipda Djarkoni menyatakan, teranyar, diketahui RU kemungkinan terlibat pada kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menimpa Kepala Desa Air Nau, SBU, Kusnadi beberapa waktu lalu.

“Kemungkinan, RU mencuri motor Kades saat sedang diparkir di halaman rumahnya, kejadian itu terjadi tahun 2013,”pungkas Djarkoni. (vai)