kupasbengkulu.com – Dalam upaya pembangunan perekonomian Provinsi Bengkulu, Pemerintah Daerah diharapkan tidak hanya berfokus pada investasi bernilai besar, melainkan juga tetap memperhatikan investasi-investasi kecil.

Hal ini seperti diungkapkan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu, Bambang Himawan. Menurutnya apabila investasi kecil dikelola dengan baik dan dilipatgandakan jumlahnya, justru berpotensi lebih besar dalam menunjang perekonomian.

“Pemerintah jangan meremehkan investasi kecil. Yang kecil-kecil tapi jumlahnya banyak justru lebih menguntungkan,” ujar Bambang, Selasa (09/02/2016).

Dirinya mencontohkan seperti yang terjadi di negara India, yang didominasi investasi kecil-kecilan dan terbukti berhasil mengembangkan ekonomi di daerah itu.

“Keberhasilan daerah kadang diukur, kalau tidak datang Penanaman Modal Asing (PMA) dianggap tidak berhasil.Padahal investasi bisa dilakukan dengan modal yang tidak harus terlalu besar,” lanjutnya.

Sementara itu Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Bengkulu menargetkan investasi tahun 2016 mencapai Rp 1,18 triliun.

Kepala BKPMD Provinsi, Lierwan, menyebut target tersebut berdasarkan perhitungan nilai investasi yang akan masuk di Bengkulu pada tahun ini.

“Rincian peningkatan nilai investasi 2016 yakni terdiri dari Rp 659 miliar dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Rp 525 miliar dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN),” demikian Lierwan.

Penulis: Valentina Alfarani