Dewan Seluma

kupasbengkulu.com, Seluma – Rapat paripurna dengan agenda pembacaan hasil pembahasan atas evaluasi gubernur dengan mengesahkan RAPBD menjadi APBD diwarnai saling sindir, Ketua BK DPRD Seluma Zainal Arifin menyindir baju yang digunakan pimpinan rapat.

“Menurut Tata Tertib (Tatib) waktu rapat putusan menggunakan Pakaian PSR, ini saya lihat agak janggal Pak Ketua pakai baju batik, sudah beberapa kali saya ingatkan kalau masih juga nanti terpaksa kami keluarkan,” sindir Zainal dalam Paripurna disambut tepuk tangan riuh peserta, Rabu (30/12/2015).

Menurut Husni, baju yang dugunakannya merupakan baju potongan PSR hanya saja beda dengan baju PSR anggota DPRD lainnya.

“Mungkin Pak Zainal belum tahu ini seragam PSR SBY,” ungkap Husni sembari tertawa.

Selain aksi saling sindir masalah baju, anggota DPRD Seluma juga berharap agar pekerjaan proyek ditahun 2016 mendatang dikerjakan lebih awal agar tidak ada keterlambatan pekerjaan.

“Saya minta agar pekerjaan fisik tahun depan dikerjakan mulai Bulan Mei. Untuk tahun ini saya lihat banyak pekerjaan fisik yang tidak selesai dan yang dikerjakan tidak maksimal,” kata anggota Komisi II Fraksi Gerindra Nur Ali.(cee)