Rejang Lebong, Kupasbengkulu.com – Masyarakat wilayah Rejang Lebong juga mendapat kesempatan, untuk menyaksikan Gerhana Matahari, pada hari Rabu (9/3/2016).

Hanya saja, gerhana yang bisa disaksikan sekitar pukul 07.20 WIB tersebut, tidak menutup total, melainkan hanya sekitar 88 persen.

Meskipun begitu, penduduk Rejang Lebong antusias menyaksikan fenomena langka 350 tahun sekali tersebut. Dengan menggunakan kaca mata seadanya, beberapa warga memilih menyaksikan fenomena tersebut dari depan rumah masing-masing.

Selain itu, puluhan Masjid di Rejang Lebong juga dipenuhi jemaah yang melakukan shalat sunnah gerhana. Di wilayah Curup, shalat gerhana dipusatkan di Masjid Agung Baitul Makmur, Curup.

Afriko (28) warga Batu Galing, Curup Tengah mengaku, dirinya sudah mempersiapkan kaca mata hitam biasa, untuk dirinya dan keluarga. Sebelum itu, dirinya menyempatkan untuk shalat sunnah di masjid terdekat.

“Sekitar pukul 07.20 WIB, gerhana sudah mulai. Kami melihatnya sekitar setengah jam,” katanya.

Sementara itu, situasi Curup tidak begitu temaram ketika gerhana mulai, lantaran tidak tertutup total. Meskipun demikian, beberapa tempat di Curup sulit melihat langsung, karena dipenuhi kabut. Ditambah lagi, beberapa warga Curup juga memilih melihat kejadian langka tersebut dari puncak Bukit Kaba, Selupu Rejang.

Penulis : Adhyra Irianto