Senin, Januari 17, 2022

Gubernur Rohidin Ajak Semua Elemen Tangani Kasus Stunting

Baca selanjutnya

Kupas News – Kasus stunting masih menjadi tantangan serius tidak hanya bagi Indonesia namun juga bagi negara – negara lainnya di dunia. Menurut data BKKBN RI, angka stunting nasional berada pada angka  27,67 persen. Untuk dapat menangani stunting perlu adanya keterlibatan semua elemen, baik pemerintah maupun swasta.

Hal ini disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada Kegiatan Advokasi Pemangku Kebijakan Terkait Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Bengkulu, Rabu (8/12).

Dijelaskan Gubernur Rohidin bahwa perlu pemahaman yang kuat dan luas untuk mengatasi permasalahan stunting, sehingga timbul komitmen dari para pengambil kebijakan baik di jajaran eksekutif maupun legislatif secara berjenjang, hingga ada aksi yang bisa langsung dilaksanakan di masyarakat.

“Semua pemangku kebijakan, karena penanganan harus multi sektor dari semua level jajaran pemerintahan, termasuk perlibatan perguruan tinggi dan kelompok masyarakat, jadi ini kita memberikan pemahaman nanti timbul komitmen, kalau komitmennya kuat tentu ada rencana aksi di lapangan, tinggal nanti gerakannya sistematis dan terencana,” papar Gubernur Rohidin.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) dr. Hasto Wardoyo, penanganan stunting harus masif dan terstruktur di seluruh Indonesia, Perpres tahun 2021 No. 72 merupakan salah satu upaya Presiden RI Joko Widodo dalam rangka percepatan penurunan angka sunting di Indonesia.

“Di dalam Perpres memang menunjuk saya selaku kepala BKKBN menjadi ketua tim percepatan, disitulah kita membentuk tim di grassroot, jadi ada tim pendamping keluarga sejak sebelum hamil, selama hamil, sampai kemudian merawat anak umur sebelum 2 tahun, harus betul – betul fokus,” jelas Hasto.

Hasto pun menambahkan, kesejahteraan lingkungan, baik sanitasi maupun pemukiman menjadi salah satu faktor yang harus di perhatikan. Ia juga mengapresiasi Gubernur Bengkulu bahwa akses pangan di Provinsi Bengkulu mencukupi dalam pemenuhan gizi. Selain itu perencanaan kehamilan juga harus menjadi perhatian khususnya bagi pasangan muda yang ingin melangsungkan pernikahan di samping menjaga asupan gizi selama awal kehamilan.

“Stunting hanya bisa sampai umur 2 tahun, jadi begitu 2 tahun sudah tidak bisa diobati, tidak bisa dikoreksi, kalau mau mengoreksi anak stunting ya sebelum usia 2 tahun, begitu 2 tahun ya close sudah tidak bisa. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelum nikah harus sehat dulu, suami dan isterinya, selama hamil asupannya harus baik, ya 1000 hari pertama itu,” tutup Hasto.

Pada kegiatan Advokasi Pemangku Kebijakan Terkait Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Bengkulu ini Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga mendapatkan penghargaan dari BKKBN RI atas dukungan terhadap program Keluarga Berencana (KB) dan juga digelar pelantikan Kader Pendamping Desa BKKBN Provinsi Bengkulu.

Editor: Irfan Arief

- Advertisement -

Pemprov Undi Nomor Area Tanggungjawab OPD di Kawasan Pantai Panjang

Kupas News – Dipimpin Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, Tim 13 Pengelolaan Pantai Panjang Pemprov Bengkulu, lakukan sidak (pemantauan langsung) terhadap kebersihan, ketertiban penempatan...

Ridho Rahmadi Ingatkan Siswa MTs Roudlotur Rosmani Lebih Produktif

Kupas News – Dalam kunjungan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat Ridho Rahmadi di MTs Roudlotur Rosmani, Kamis (13/1) mengingatkan anak-anak muda...

Jelang HPL Terbit, Pemprov Bentuk Tim 13 Atasi Pengelolaan Pantai Panjang

Kupas News – Pasca pelaksanaan gerakan bersih Pantai Panjang Bengkulu bersama Forkopimda dan organisasi masyarakat peduli kebersihan pantai, Pemprov Bengkulu kian memantapkan langkahnya kelola...

Gubernur Rohidin Kunjungi Universitas Al Azhar Indonesia Bahas Kerja Sama

Kupas News – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melakukan silaturahmi ke Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) di Jakarta. Berbagai hal dibahas dalam lawatannya pada Kamis...

Grand Opening Kafe Harsa Eat Terobosan Menu Andalan Unik di Bengkulu

Kupas News – Sebagian besar pelaku usaha kafe berlomba-lomba mengkreasikan desain tempat usahanya untuk menarik pelanggan. Terutama bereksperimen dalam sajian menu hidangan kemudian persaingan...

Terbaru