pengerajin gula semut di Lebong

pengerajin gula semut di Lebong

kupasbengkulu.com, Lebong – Walaupun gula semut atau lebih dikenal gula aren menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Lebong, namun potensi tersebut belum mampu tergarap dengan maksimal terutama karena pelaku usaha gula aren ini terkendala dengan permodalan serta peralatan untuk pengolahan.

Berdasarkan data Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lebong saat ini ada 2 kecamatan yang menjadi centra gula aren yakni Kecamatan Lebong Atas dan Kecamatan Lebong Tengah. Walaupun demikian 10 Kecamatan lain juga memiliki potensi namun belum tergarap.

Diskoperindag sampai saat ini sudah melakukan pembinaan terhadap 5 Kelompok pengrajin di Desa Danau Liang dan Kecamatan Lebong Atas. Namun Pembinaan yang di lakukan berlum maksimal karena minimnya anggaran untuk bantuan kepada kelompok.

“Potensi yang kita miliki cukup besar, namun karena anggaran yang dimiliki belum memadai maka bantuan yang di berikan juga terbatas. Di tahun 2015 kemarin kita mendapatkan banatuan peralatan dari pemerintah pusat untuk kelompok ini berupa bantuan perlatan, namun untuk permodalan belum ada,” kata Kepala Diskoperindag, Drs A. Ghozali.

Ditambahkan Ghozali, untuk membantu para pengerajin gula aren tetap ini, ia tetap melakukan upaya mencari bantuan dari pemerintah pusat terutama untuk peralatan pengolahan gula aren. Usulan bantuan ini sendiri, sudah di sampaikan ke Kementarian Koperasi dan UKM.

“Kualitas gula aren di Kabupaten Lebong ini berdasrakan hasil penelitian dari Universitas Bengkulu, merupakan salah satu yang terbaik di Provinsi Bengkulu. Namun Untuk pengembanganya masih terkendala peralatan dan permodalan. Untuk mengatasi Hal ini kita sudah mengajukan Proposal ke Kementrian Koperasi dan UKM. Kalau Dari APBD Kita di tahun 2016 ini anggaranya tidak ada,” demikian Ghozali.

Penulis: Rendra Sutanto