Sabtu, Desember 10, 2022

Hasil Riset, Mengumpat Baik untuk Kesehatan

Baca selanjutnya

foto/istimewa
foto/istimewa

kupasbengkulu.com – Dalam tradisi manapun diyakini mengumpat adalah hal yang buruk.

Namun ada yang berbeda dalam hasil sebuah riset yang dirilis businessinsider.co.id, Richard Stephens, kepala penelitian dari Keele University, Inggris mengatakan bahwa berkata kasar bisa membuat seseorang merasa lebih baik dan mengurangi rasa sakit.

“Jika Anda sakit dan tidak memiliki obat-obatan, mengumpat dapat mengurangi rasa sakit,” ujar Richard.

Penelitian ini dicoba beberapa orang untuk memasukkan tangan mereka dalam air es. Relawan yang mengumpat menggunakan kata-kata yang tabu dan buruk ternyata mampu manahan rasa sakit lebih lama dibandingkan mereka yang menahan diri.

Hal ini tentu saja tidak bisa jadi alasan bagi seseorang untuk sering mengumpat atau berkata kasar, apalagi jika ditujukan untuk orang lain. Penelitian lanjutan masih harus dilakukan, apakah yang mengurangi rasa sakit itu adalah efek teriakan atau kata-kata kasarnya.

Jika Anda sedang menghadapi masalah atau rasa sakit, menenangkan diri atau berdoa tentu menjadi metode yang lebih baik ketimbang mengumpat. Setidaknya, Anda tidak akan dibenci orang lain karena berkata kasar.(kps)

Dikutip ulang dari vamalee.com

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru