kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Puluhan hektare tanaman terong ungu di wilayah Rejang Lebong akhirnya gagal panen. Hal tersebut dinyatakan oleh Ketua Kelompok tani (Poktan) wilayah Kelurahan Karang Anyar, Aris Munandar (30) pada kupasbengkulu.com, Minggu (20/9/2015). Aris menyatakan, lebih dari 3 hektare (Ha) lahannya yang ditanami tanaman terong kesemuanya gagal panen.

“Musim kering, tanaman kita jadi gagal panen,” ungkap Aris.

Kondisi tersebut juga ditemukan disentral tanaman sayur-mayur, wilayah Kecamatan Selupu Rejang. Salah seorang petani yang ditemui kupasbengkulu.com, Reti Yunara (27) juga mendapatkan hal serupa. Hal ini, lanjut Reti, dikarenakan saluran irigasi ke wilayah tersebut tidak maksimal, lantaran aliran air tidak begitu deras. Akibatnya, beberapa jenis tanaman juga ikut gagal panen.

“Tidak hanya terong, tapi beberapa varietas lain seperti tomat dan kol,” tambah Reti.

Dikonfirmasi, salah seorang pakar pertanian Rejang lebong, Alrullah Jambak kepada kupasbengkulu.com menyatakan agar petani menggunakan pupuk kompos dan melakukan penyiraman sebanyak 3 kali sehari. Pupuk kompos dan jenis pupuk organik lainnya, terang Alrullah, berfungsi sebagai penyerap air sehingga dapat menahan air yang diperlukan untuk tanaman terus tumbuh dan berkembang.

“Selain itu, lahan juga berpengaruh, apabila lahan yang digunakan adalah lahan sawah maka pertumbuhannya dapat lebih baik, apabila lahan kering maka diantisipasi dengan cara yang disebutkan tadi,” pungkasnya. (vai)