Kamis, Juli 7, 2022

Ini Dia Rincian Dana Purnabakti 30 Mantan Dewan

Baca selanjutnya

Sekwan-Marjon
Sekretaris Dewan Kota, Marjon

kupasbengkulu.com – Setelah sempat mengeluhkan keterlambatan pembayaran dana purnabakti untuk 30 mantan dewan Kota Bengkulu periode 2009-2014, hari ini, Selasa (9/9/2014) dana tersebut dibayarkan. Sejak pagi ini beberapa mantan dewan mendatangi kantor DPRD Kota untuk mengambil dana purnabakti tersebut.

Berdasarkan data Bagian Keuangan DPRD Kota total dana purnabkti untuk 30 dewan yang delapan diantaranya incumbent itu sebesar Rp 254.415.000. Sekretaris Dewan Kota, Marjon menjelaskan, pembayaran dana melalui beberapa prosedur, sehingga memakan waktu.

“Dana purnabakti itu bukannya ditahan atau pembayarannya sengaja diperlamakan, tapi memang prosedurnya panjang. Sehingga baru bisa dibayarkan hari ini,” kata Marjon, Selasa (9/9/2014).

Besaran dana purnabakti yang dibayarkan untuk masing-masing dewan berbeda, tergantung pada posisinya di dewan dan masa pengabdian. Mantan Ketua Dewan Kota, Sawaluddin Simbolon mendapatkan jumlah terbesar yakni Rp 12,6 juta dan dikenakan pemotongan PPh 21 sebasar Rp 1,890. Sehingga total dana yang diterima Sawaluddin sebesar Rp 10,710 juta.

Sedangkan mantan wakil Ketua I Dewan Kota, Irman Sawiran sebesar Rp 10,080 juta. Setelah dipotong pajak Rp 1,512 juta Irman menerima Rp Rp 8,568 juta. Berbeda dengan Sandy Bernando yang merupakan Wakil Ketua II, ia mendapatkan dua dana purnabakti. Yakni tunjangan sebagai unsur pimpinan menggantikan posisi Patriana Sosialinda. Masa pengabian Sandy sebagai unsur pimpinan dihitung selama 2 tahun, dengan dana purnabakti Rp 3,360 juta dan sebagai anggota dewan selama 4 tahun Sandy mendapatkan Rp 6,3 juta.

Dewan lain yang masa baktinya lima tahun penuh sebanyak 22 orang yang masing-masing mendapatkan Rp 9,450 juta dengan potongan PPh 21 Rp 1417.500, sehingga mereka menerima Rp Rp 8.032.500. Dua puluh dewan itu yakni Ali Kasman, Yani Setianingsih, Nuharman, Sujono, M.Awaludin, Norman Sohardi, Ahmad Badawi Saluy, Hari Suharsyah, H.Adhar, Evi Permata Sari, Maras Usman,Ujang Putra, Syamsul Azwar, Effendi Salim, Sutardi, Ketman, Yuhilda Darwis, Hayara, Anarulita Muchtar, Rendra Ginting, wehelmi Ade Tarigan dan Suimi Fales.

Lima dewan lain yang dahulu menjadi anggota dewan karena Pergantian Antar Waktu (PAW) mendapatkan dana purnabakti lebih kecil. Empat dewan PAW masa pengabdiannya dihitung 2 tahun mendapatkan Rp 3,360 juta, pajak Rp 504 ribu dan menerima Rp 2,856 juta yakni Sofyan Hardi, Affandi Wisnu, Hamsi dan Hendri Arianto. Sedangkan satu mantan dewan lainnya Mirwan Hazirin yang masa pengabdiannya dihitung satu tahun mendapatkan Rp 1,575 juta dipotong pajak Rp 236,250, sehingga menerima Rp 1.338.750.

“Dana purnabakti ini kan memang dianggarkan untuk masing-masing dewan, saya mendapat kabar dari pihak Sekretariat DPRD Kota, ya saya ambil,” demikian Ali Kasman.(beb)

Sukseskan Pemilu 2024, JMSI Seluma Audiensi dengan KPU & Bawaslu

Kupas News, Seluma - Sukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Seluma menggelar audiensi dengan KPU dan Bawaslu Seluma,...

DPW LIRA Bengkulu Temui Dirjend Agraria ATR/BPN Terkait Polemik PT. Pamor Ganda

Kupas News, Jakarta - Polemik antara Masyarakat desa penyangga vs PT. Pamor Ganda mulai menemui titik terang, pasalnya Ormas Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bengkulu...

Perpusda Bengkulu Segera Luncurkan Kafe Literasi

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi, Foto: Dok/Alfridho Ade Permana Kupas News, Kota Bengkulu - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu terus melakukan...

Tim Gabungan Belum Temukan Korban Tenggelam Di Lentera Merah

Kupas News, Kota Bengkulu - Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek, KSKP, dan Polairud Polda Bengkulu masih berjibaku melakukan pencarian warga yang tenggelam...

Unggul Telak di Pilkades, Rifki Hidayat Ajak Masyarakat Bangun Desa

Kupas News, Bengkulu Utara - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bukit Indah, Kecamatan Ketahun, Bengkulu utara akhirnya menunjuk Rifki Hidayat sebagai kepala desa...

Terbaru