Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com, – Kepala Kepolisian Bengku Selatan, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf besama kasat lantas, Kasat Reskrim, kasat Narkoba, berikut KBO narkoba, para Kanit reskrim melaksanakan press Realese akir tahun 2015 di Aula kapolres Bengkulu Selatan, Kamis (31/12/2015).

Kapolres mengungkapkan, untuk kasus kriminalitas tahun 2014 sebanyak 69,82 persen untuk tahun 2015 mengalami penurunan menjadi 54,31 persen yaitu dari jumlah tindak pidana 359 yang telah diselesaikan sebanyak 195.

“dimana tindak pidana yang dimaksud meliputi beberapa kasus yang menonjol di tahun 2015 ini adalah curanmor sebanyak 40 kasus yang telah diselesaikan 9 kasus, curat sebanyak 61 kasus yang telah diselesaikan 35 kasus, narkoba 13 kasus yang telah diselasaikan 12, dan masih banyak yang lainya total 10 kasus yang menonjol,yaitu curat, curas, curanmor, pembunuhan, pemerkosaan, ilegal loging, pupuk subsidi, BBM subsidi, perjudian, narkoba, dimana sudah menjadi tugas utama Polri sebagai pelindung masarakat, namun dalam hal ini Polri membutuhkan dukungan masarakat juga agar menjaga bersama sitkamtibmas sehingga dapat menekan angka tindak pidana, ” ungkapnya”

Terkait dengan Korupsi dari 3 kasus korupsi kami telah menyelesaikanya 2 kasus.

masih lanjut kapolres, sementara untuk narkoba selama tahun 2015 mengalami kenaikan, kasus maupun pelakunya, untuk kasus 2014 sebanyak 10 Laporan Polisi, sedangkan 2015 meningkat menjadi 13 Laporan Polisi.

Untuk Penegakkan disiplin personel polres Bengkulu selatan selama tahun 2015, sebanyak 12 personil melakukan pelanggaran disiplin meliputi disersi dan kasus narkoba.

“Begitu juga barang bukti yang didapat pada saat ops antik nala dengan sasaran pemberantasan narkoba selama 20 hari pada bulan agustus 2015, ditemukan barang bukti selama ops adalah 1 paket ganja (0,4 Gram), 10 paket ganja 48,5 Gram), delapan paket kecil sabu, dan satu paket sedang sabu . Ini perlu kita waspadai pada tahun 2016 mendatang. Ciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah kita dalam hal penyalahgunaan narkoba khususnya sabu dan ganja.” ujarnya.

Untuk bidang lalulintas jumlah laka lantas tahun 2014 dan tahun 2015 terjadi adanya peningkatan awalnya tahun 2014 sebanyak 31 Kasus penyelesaiyan 20 kasus, untuk 2015 meningkat menjadi 36 kasus penyelesaiyan 28 kasus.

“Kemudian terkait dengan masalaha kegiatan operasi Antik dengan sasaran perantasan penyakit masarakat jelang Bulan ramamadhan 2015 jumlah total semuanya kurang lebih miras 796 Botol miras berbagai merk, kemudian tuak 120 Liter, 12 set kartu resmi, uang tunai Rp 4.105.000, dan 2 paket ganja . Ini hasil operasi Antik selama 20 hari dari bulan juni-juli 2015, ini semua hasil kerja sama anggota Polres bengkulu selatan dan jajaran Polsek,” tuturnya.(cr1)