atap kantin yang melukai mata siswa

atap kantin yang melukai mata siswa

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – Naas menimpa Yoga, siswa kelas X IPS I, SMAN 2 Bengkulu Tengah, karena iseng meloncat dan memukul seng kantin, mata kanannya terluka parah.

Akibat kejadian ini ia terpaksa dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu untuk mendapatkan pertolongan.

“Kejadiannya kamis siang, begitu tahu luka parah terjadi pada mata anak kita bawa ke UKS, karena sepertinya tidak cukup ditangani di UKS kita bawa ke RSUD Bengkulu Tengah. Dari sini kemudian langsung dibawa ke RSUD M Yunus untuk sebab keterangan dari Bengkulu Tengah harus dibawa ke sana,” ungkap Bimas Yanto, Kepala SMAN 2 Bengkulu Tengah kepada kupasbengkulu.com Jumat (17/10/2014).

Data terhimpun, korban Yoga pada saat istirahat menuju ke salah satu kantin untuk menyantap makan siang. Sekitar 50 meter dari kantin, korban langsung berlari kecil, saat tiba persis di samping kantin ia iseng melompat dan memukul seng atap kantin.

Rupanya loncatannya terlalu tinggi dan pukulannya terlalu kuat, maka kayu penopang seng menjadi patah dan ujung seng yang tajam mengenai matanya hingga terluka. Sesaat setelah kejadian Yoga langsung langsung menutup mata dengan kedua tangannya mencuci matanya dengan air yang tersedia dikantin.

Pemilik kantin, Pera , yang pertama kali melihat banyaknya kucuran darah langsung histeris dan menarik perhatian dari pengunjung kantin yang sedang ramai.

“Dia sempat bilang tidak apa-apa. padahal darah banyak yang keluar walaupun matanya terus ia tutup. Akhirnya setelah itu dia dibawa berobat,”ujar Pera.

Sementara itu Bimas mengatakan bahwa kabar yang diterima pihak sekolah hari ini Yoga akan menjalani operasi mata.

Hingga saat ini ia belum mendapatkan laporan mengenai penjelasan detail tentang kondisi mata Yoga setelah dibawa ke RSUD M Yunus. Mengenai biaya pengobatan Bimas menjelaskan ada kemungkinan bantuan dari pihak sekolah.

“Karena kejadiannya di sekolah pasti ada tanggung jawab dari kita. Meskipun ini merupakan kecelakaan. Tadi juga anak OSIS sudah mengadakan penggalangan dana bantuan. Nanti akan ada pembicaraan lebih lanjut dengan pihak keluarga”demikian Bimas.(qef)