Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Maghdaliansi SH.

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Maghdaliansi SH.

kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Maghdaliansi mengancam akan membubarkan Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan eselon II Kota Bengkulu. Pasalnya tim yang dicanangkan tersebut tidak independen dan banyak ikut campur dari Partai.

Dalam sesi wawancara, Selasa (10/11/2015), Maghdaliansi mengatakan seingatnya ada dua orang dari partai yang berbeda ikut dalam Pansel tersebut, dua orang tersebut yakni AD dan FR. Sehingga dalam seleksi jabatan tersebut ada kepentingan di dalamnya.

“Kitakan tahu dari masyrakat bahwa ada laporan bahwa Pansel tidak independen. Tapi kita tidak memantau langsung siapa-siapa yang terlibat, seperti yang kita ketahui bahwa ada beberapa dari orang partai,” kata Maghdaliansi.

Dalam aturanya, dijelaskan oleh Maghdaliansi, tim Pansel tersebut tersebut tidak diperboleh orang-orang Partai. Dimana seharusnya, syarat-syarat menjadi tim Pansel merupakan orang-orang luar dari Partai dan toko masyrakat.

“Kalau indevenden itu luas terlepas dari kepentingan apapun apalagi dia merupakan seorang anggota partai. kalau memang mau indevenden, benar-benar indevenden, bukan kepentingan partai di dalamnya. Tidak harus mantan Sekda yang penting tokoh masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, saat kupasbengkulu.com hendak mengkonfirmasikan masalah tersebut, Ketua Pansel Budiman tidak berada di tempat, hanya ada para pengurusnya.

“Bapaknya sedang keluar,” ucap staf yang sedang berada di ruang Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kota Bengkulu.(dex)