longsor

longsor

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Bencana longsor seakan masih belum mau meninggalkan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Terbukti, beberapa hari terakhir, giliran kawasan Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, kabupaten setempat yang dihajar oleh bencana longsor. Beberapa rumah warga dikawasan tersebut mulai terancam terbis secara perlahan.

Salah satu rumah yang paling terancam bencana ini, kediaman Lofi Junaidi (43) saat ini tinggal berjarak setengah meter lagi dari jurang. Terakhir, kata Lofi, sekitar empat hari yang lalu, tanah dibelakang rumahnya kembali terbis.

“Saat itu, kami sedang tidur, mendengar suara seperti bunyi raksasa terjatuh, sejak saat itu kami mulai was-was,” ungkapnya.

Akibat longsor tersebut, terang Lofi, empat meter tanah dibelakang rumahnya sudah terbis ke bawah. Selain itu, akibat longsor tersebut, setengah dinding belakang rumahnya juga menjadi lebih miring.

“Karena itu, juga tampak retakan dilantai dan dinding rumah bagian belakang, karena tanah sudah miring akibat longsor,” lanjut Lofi.

Saat ini, lanjut Lofi, ia sudah melaporkan kejadian tersebut melalui Ketua RT, Lurah hingga instansi terkait. Sebab, kalau tidak ditangani dengan baik, maka kemungkinan rumahnya akan ikut amblas ke jurang. Kondisi tersebut juga ditakutkan akan mengancam rumah-rumah yang berada di kiri dan kanannya.

“Apalagi, sekarang lagi sering hujan dan angin kencang,” pungkasnya.

Penulis: Adhyra Irianto