MANCHESTER – Manchester City gagal menutup musim dengan hasil manis setelah kalah 1-2 dari Aston Villa pada laga terakhir Premier League di Stadion Etihad, Minggu (24/5/2026) malam WIB.

Kekalahan itu terasa makin pahit karena menjadi laga terakhir Pep Guardiola bersama The Citizens setelah 10 tahun menangani klub tersebut.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, suasana di Etihad sudah dipenuhi nuansa perpisahan. Suporter membentangkan koreografi dan terus menyanyikan nama Guardiola sepanjang laga.

City sebenarnya sempat memimpin lebih dulu. Tekanan terus diberikan tuan rumah di depan pendukung sendiri.

Namun Aston Villa perlahan keluar dari tekanan. Ollie Watkins menjadi pembeda setelah mencetak dua gol yang membalikkan keadaan di babak kedua.

City berusaha mengejar di sisa waktu pertandingan. Phil Foden sempat membuat publik Etihad bersorak setelah bola masuk ke gawang Villa pada menit akhir.

Tetapi gol itu dianulir VAR karena offside.

Skor 2-1 untuk Aston Villa bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Usai pertandingan, Guardiola terlihat beberapa kali menahan emosi saat berjalan mengelilingi lapangan. Para pemain dan suporter memberi penghormatan untuk pelatih asal Spanyol tersebut.

Selama melatih Manchester City, Guardiola membawa klub itu mendominasi Liga Inggris. Total 20 trofi dipersembahkan, termasuk enam gelar Premier League dan satu Liga Champions.

Malam perpisahan di Etihad akhirnya tetap meriah. Hanya saja, hasil akhirnya tidak sesuai harapan pendukung Manchester City.