Curup, kupasbengkulu.com – Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) masih terkendala dengan belum datangnya peralatan pencetakan dari pusat. Disisi lain, jumlah KTP-el yang sudah dicetak masih belum mencapai 15 persen dari jumlah penduduk di seluruh Rejang Lebong.

Oleh sebab itu, saat ini Pemerintah Rejang Lebong, melalui Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil (DisDukcapil) menggantikan KTP-el khusus bagi yang belum mendapatkan dengan selembar kertas berisi biodata warga.

Kepala Dinas Dukcapil, Abi Sofyan menyatakan, penggunaan biodata ini sudah bisa menggantikan KTP-el untuk sementara. Kabar ini bahkan disambut baik oleh warga, dengan tercatat sudah hampir 900 biodata yang dibuat. Padahal, sosialisasinya baru dimulai hari ini, Rabu (22/10/2014).

“Sudah hampir 900 lembar biodata ini dibuat, karena kemarin ada yang menggunakannya untuk keperluan membeli rumah, berobat, naik haji dan keperluan lain sebagai pengganti KTP-el,”jelasnya.

Terkait KTP-el, hingga saat ini masih juga belum ada kepastian kapan peralatan tambahan akan dikirimkan ke Kabupaten Rejang Lebong. Untuk diketahui, sebelumnya pencetakan KTP-el dilakukan dipusat, namun karena dianggap akan membuang waktu banyak, maka pencetakan KTP-el dikembalikan ke daerah masing-masing. Namun, proses pengiriman peralatan percetakan dan blangko resmi KTP-el belum juga ada kepastian.

“Untuk KTP-el, sabar saja dulu, sekarang kita gantikan dengan biodata,”ungkap Abi.

Untuk warga yang hendak membuat biodata, sebagai pengganti KTP sementara, hanya perlu datang ke Dinas Dukcapil, membawa Kartu Keluarga (KK) dan pas foto 4×6 sebanyak dua lembar. Abi mengingatkan, dalam pembuatan biodata ini masyarakat tidak dikenakan biaya sedikitpun.

“Membuat biodata ini gratis, tidak ada biaya adminsitrasi, jadi laporkan bila ada yang memungut bayaran,”pungkasnya. (vai)