reses anggota DPRD Bengkulu Tengah dengan warga

reses anggota DPRD Bengkulu Tengah dengan warga

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – Masyarakat Desa Kota Niur, Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, menumpahkan banyak keluhan mengejutkan, yang selama ini tersimpan di benak mereka selaku warga desa terpencil pada reses komisi III DPRD, Selasa (25/11/2014).

Keluhan tersebut diantaranya, air masyarakat tercemar limbah tambang dan masyarakat butuh sumber air bersih, selanjutnya mereka tak tersentuh dana Tanggungjawab sosial perusahaan (CSR).

Kami mohon DPRD imbau perusahaan tambang dan perkebunan agar memberikan CSR,” kata KEpala Desa Kota Niur, Usmanudin.
Selain itu, ditemukan pula guru sekolah sering tak datang mengajar sehingga murid mengalami krisis pendidikan. Kesulitan akses menuju lahan pertanian. Masyarakat memohon adanya jalan usaha tani sepanjang 3 KM dan lebar 6 M dan pembangunan jembatan.

Ditemukan pula, adanya polemik kawasan taman buru Semidang Bukti Kabu yang tak kunjung temui titik terang. Masyarakat mohon bantuan agar persoalan tersebut cepat terselesaikan.

Dilanjutkan pula dengan, lahan pasar yang telah dihibahkan diambil alih kembali. “Selain beberapa keluhan warga tadi, kami juga membutuhkan pembangunan jalan. Karena sebagai desa terpencil untuk menuju jalan poros lebih dari 20 KM. Jalan yang paling dekat adalah lewat Desa Tanjung Raman ke Desa Sukarami yang hanya 9,5 KM, tapi sangat memprihatinkan. Kami sangat berharap desa kami bisa ikut dilibatkan dalam rencana pembangunan” ungkap Kepala Desa Kota Niur, Usmanudin kepada kupasbengkulu.com.(qef)