sumber foto: lensaindonesia

sumber foto: lensaindonesia

kupasbengkulu.com, Lebong – Remaja belia usia (16) tak terima atas apa yang telah diperbuat temannya yang berinisial JI alias IK. Mawar melaporkan temannya tersebut atas pemerkosaan yang telah dialaminya ke Polres Lebong.

Senin (9/11/2015) korban mendatangi Polres untuk memuat laporan atas dugaan tindak pidana pemerkosaan yang dilakukan oleh temanya. Aksi bejat yang dialaminya tersebut terjadi, Jumat, (9/11/2015) sekitar pukul 14.00 WIB di lokasi objek Wisata Sungai Paliak Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong selepas menonton kuda kepang.

Data terhimpun, berdasarkan keterangan pada laporan korban, kronologis kejadian berawal ketika pelaku mengajak korban menonton acara kuda Kepang di Desa Ujung Tanjung 1 Kecamatan Lebong Sakti. Setelah satu jam berada di lokasi kuda lumping, pelaku yang diketahui sudah mengenali korban sejak awal mengajak korban pergi jalan-jalan ke lokasi objek wisata Air Paliak.

Koran yang berstatus anak dibawah umur tersebut tanpa ada sedikit merasa curiga, korban ikut saja ajakan pelaku dengan dibonceng pakai motor menuju lokasi objek wisata. Sampai dilokasi, pelaku sempat mengajak korban berjalan-jalan diareal wisata.

Namun nahas, setelah setengah jam berjalan, pelaku mengajak korban mojok di lokasi yang jauh dari keramaian. Saat itu pelaku langsung mengajak korban untuk melakukan hubungan layaknya suami isteri. Dalam keadaan sadar, korbanpun langsung berusaha melawan dan berontak lantaran menolak ajakan pelaku.

Tapi apa daya, secara fisik korban tidak bisa melawan pelaku yang tenaganya lebih kuat. Sehingga hubungan intim yang dilakukan secara terpaksa tersebut tidak bisa di hindari. Tidak terima kejadian yang dialaminya, dengan didampingi keluarga korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Lebong.

Kapolres Lebong AKBP Zainul Arifin didampingi Kabag Ops AKP Gusti Putu Adi Wirawan mengatakan, laporan sudah diterima dan sedang diteliti.

“Laporannya sudah dibuat dan kita teliti guna penyelidikan lebih lanjut. Untuk perkembangannya, nanti kita lihat apa hasil petunjuk yang ada dari keterangan saksi-saksi,” singkat Kabag Ops.(spi)