RSUD Curupkupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Caretaker Bupati Rejang Lebong, Andi Roslinsyah mengaku uring-uringan melihat jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup yang begitu membludak. Dalam inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukannya bersama SKPD setempat pada hari Kamis (14/1/2016) malam, ia menemukan belasan warga yang terjangkit DBD.

“Saya heran, kenapa di Rejang Lebong penderita DBD bisa banyak begini,” kata Andi.

Kebingungan Andi sangat wajar, mengingat diseluruh ruangan yang didatanginya nyaris berisi penderita penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aides Aigepty ini. Menurut Andi, didaerah lain seperti Kota Bengkulu, jumlah pasien DBD tidak begitu membludak seperti di Rejang Lebong.

Hal itu, menurut Andi, bergantung pula pada kinerja Dinas Kesehatan setempat untuk penanggulangan dan pencegahan penyakit berbahaya ini.

“Saya minta dinas terkait segera tanggulangi masalah ini, jangan sampai DBD terus meningkat di Curup,” ungkapnya.

Sementara itu, disaat bersamaan, ketika dihubungi nomor Handphone Kepala Dinkes setempat tidak aktif. Sedangkan Kabid P2LP Dinkes, Nunung Tri Mulyanti, Kalau untuk pembagian bubuk Abate sudah semakin sering dilakukan. Sedangkan fogging, tidak berani terlalu banyak dilakukan, sebab akan meningkatkan kekebalan nyamuk terhadap racun fogging.

“Justru yang paling ampuh adalah tindakan 3M, kita sudah coba sosialisasi,” jawab Nunung.(vai)