Syafewi

kupasbengkulu.com, rejang lebong – Jumlah Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong sebanyak 9 pasang ternyata melebihi prediksi awal yang hanya 5 pasang. Akibatnya, kebutuhan dana pemeriksaan kesehatan dan lain-lain langsung membengkak. Dengan demikian, kekurangan dana untuk Pilbup Rejang Lebong meningkat menjadi Rp 6 miliar.

Dikonfirmasi, Wakil Bupati Rejang Lebong, Syafewi membenarkan hal tersebut. Namun, jelas Syafewi, demi mensukseskan pesta demokrasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sudah menyiapkan dana tersebut melalui APBD Perubahan.

Selain untuk pemeriksaan kesehatan, dana tersebut juga akan digunakan untuk kesiapan sejumlah tahapan Pemilu yang belum terpenuhi.

“Kita harus siap, lantaran Pilkada serentak ini tergantung pada kesiapan masing-masing daerah,” terang Syafewi.

Syafewi menyatakan bahwa kekurangan dana ini murni disebabkan karena adanya salah prediksi terkait jumlah Paslon. Meskipun demikian, Syafewi memastikan bahwa Pemkab Rejang Lebong akan mendukung proses Pilkada agar dapat berjalan sesuai rencana dan ekspektasi.

“Kita akan segera mencari solusi terkait kekurangan dana ini, yang jelas pasti kita akan penuhi,” pungkas Syafewi.(vai)