Bupati Rejang Lebong, Hijazi

Bupati Rejang Lebong, Hijazi

Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Informasi yang beredar akhir-akhir ini, akan terjadi perombakan besar dalam tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PDAM Rejang Lebong.

Bupati Rejang Lebong, A Hijazi menanggapi kabar tersebut dengan menyatakan bahwa akan ada evaluasi dari Pemkab terhadap PDAM. Hal itu dikatakannya pada kupasbengkulu.com, Selasa (8/3/2016).

“Bukan perombakan besar-besaran seperti itu, yang benarnya hanya ada evaluasi terhadap PDAM,” kata Hijazi.

Hal itu disebabkan oleh kurang optimalnya kinerja jajaran PDAM saat ini. Bahkan, Hijazi juga bingung PDAM saat ini terus-terusan merugi. Padahal, menurut perhitungannya, pengeluaran dan operasional PDAM kemungkinan tidak akan melebihi pemasukan, yang berasal dari iuran pelanggannya.

“Hebatnya lagi, mereka tidak menggunakan mesin. Hanya memanfaatkan keajaiban alam, menggunakan gaya gravitasi sehingga air mengalir ke bak penampungan, diberi obat lalu dialirkan kerumah penduduk yang lebih dibawah,” jelas Hijazi.

Oleh sebab itu, dengan mengandalkan gaya gravitasi atau gaya tarik bumi, menyebabkan air milik PDAM bisa dialirkan ke rumah-rumah. Hal itu menyebabkan biaya operasional tentu lebih murah, karena mengenyampingkan penggunaan mesin.

“Anehnya, kenapa terus rugi, oleh sebab itu kita evaluasi mereka,” pungkas Hijazi.

Penulis : Adhyra Irianto